Di suatu hari,terdapat segerombolan anak SD bermain di tepi pantai. Segerombolan anak SD itu terdiri dari Mia, Ciko, Sinta, dan Erwin. Mereka bermain di Pantai Sukaduka yang berada di Jawa Selatan. Konon katanya, di pantai itu terdapat harta karun tersembunyi yang jika ditemukan dapat membuat kita kaya mendadak.
Disaat mereka sedang bermain bersama, tiba-tiba baju Sinta terkena kotoran yang mengharuskan Sinta untuk mengganti bajunya. Sayangnya, toilet di sana tidak ada yang dekat dan harus melewati pasar terlebih dahulu untuk sampai ke toilet. Jadi, Sinta mencari cara yang lain yaitu dengan mengganti bajunya di dalam gua yang ternyata lumayan dekat dari tempat Sinta. Sinta mengganti bajunya di balik bebatuan yang besar agar orang-orang tidak melihatnya. Tapi Sinta kebetulan salah fokus dengan dinding besar di belakangnya. Sinta mencoba untuk mengetuk dindingnya untuk mengetahui apakah ada ruangan di dalamnya atau tidak. Saat Sinta sedang mengetuk kebetulan Erwin datang untuk menghampiri Sinta yang belum kembali dari tadi.
“Kamu sedang apa Sinta?” tanya Erwin “IH ERWIN BIKIN KAGET AKU SAJA DEH,” balas Sinta dengan nada tinggi
“Ini,aku tadi menemukan tempat yang sepertinya ini tempat harta karun,” balas Sinta lagi
“Hahahahaha,mana ada harta karun di jaman sekarang,” ejek Erwin karena Sinta diremehkan tanpa pikir panjang dia segera menghampiri Ciko dan Mia untuk ikut menjelajahi ruangan tersembunyi itu.
Ternyata benar kata Sinta bahwa dinding itu bisa dirusak dengan gampang jadi, mereka tidak harus membuang-buang tenaga. Di awal jalan, seperti tidak ada hal yang aneh sampai ada 2 jalan di sana. Di kanan tertulis kata hidup, dan di kiri tertulis kata mati. Tanpa pikir panjang mereka memilih jalan yang di kanan. Setelah melewati rintangan itu, mereka diberi rintangan kedua yang berisi, tebak-tebakan matematika yang kalau salah akan ada panah meluncur ke arah mereka.Wah , ternyata mereka bisa melewati rintangan kedua dengan mudah. Tapi, sebelum lanjut ke tantangan ketiga mereka menemukan peta harta karun yang mungkin untuk membantu melewati rintangan-rintangan berikutnya. Mereka memutuskan untuk berhenti sejenak di sini dan memakan bekal mereka. Saat mereka sedang asyik memakan bekal ,tiba-tiba ada kakek tidak dikenal melarang mereka untuk melanjutkan perjalanannya. Tapi mereka tetap memilih untuk lanjut saja karena mereka merasa bahwa sayang perjalanannya kalau harus kembali lagi. Setelah mengingatkan mereka, kakek itu pergi. Di peta tersebut terdapat gambar bahwa mereka hanya perlu melewati 2 tantangan lagi untuk mendapatkan peta harta karunnya. Tantangan ketiga, mereka harus mencari kunci untuk membuka pintunya.Terdapat banyak kunci tapi hanya 1 kunci yang dapat membuka pintu itu.Setelah 5 menit di sana akhirnya Mia yang menemukan kunci yang asli.Dan tantangan terakhir, mereka seperti dikejar oleh segerombolan anjing. Jadi mereka harus berlari sekuat tenaga kalau tidak mereka akan digigit oleh anjing itu.
Setelah melewati 4 tantangan yang menegangkan, akhirnya mereka sampai di tempat harta karun. Mereka senang sekali karena mereka mengira bahwa sebentar lagi mereka akan menjadi orang kaya. Namun, saat kotak harta karunnya dibuka, tidak ada benda sedikit pun di dalamnya. Mereka merasa bahwa pekerjaannya mereka sia sia dan hanya dapat lelahnya saja.
Tiba-tiba, kakek yang tadi mengingatkan mereka datang lagi dan menjelaskan tentang apa yang terjadi. Ternyata harta karun ini sudah diambil dari lama dan hasil harta karun itu sudah menjadi lahan sawah yang indah sekali.Dan ternyata, tantangan yang dari tadi mereka lewati itu hanya wahana bermain